USTAZAH MUJIBAH TEKANKAN URGENSI MENGHARGAI WAKTU DAN KESEHATAN DALAM KAJIAN PENGAJIAN LANSIA

SHARE

Palangka Raya —Pengajian Wilayah Aisyiyah Kalimantan Tengah kembali memberi warna dakwah yang menyejukkan, kali ini dikemas bersamaan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Lansia. Kegiatan yang berlangsung Ahad, 07 Desember 2025 tersebut dipusatkan di Masjid Alkaromah Palangka Raya dan dihadiri oleh ibu-ibu Aisyiyah serta masyarakat sekitar. Program ini diselenggarakan oleh PWA Kalimantan Tengah melalui Majelis Kesehatan dengan dukungan kolaboratif dari LAZISMU Kalteng, Perempuan ICMI Kalteng, dan tenaga medis dari Klinik Pratama Aisyiyah Palangka Raya.

Dalam kesempatan tersebut, Ustazah Mujibah, selaku Ketua PDA Kota Palangka Raya, menjadi pemateri utama yang menyampaikan kajian penuh hikmah. Beliau mengangkat pesan besar Rasulullah ? melalui hadis riwayat Al-Hakim:

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara: waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, dan hidupmu sebelum datang matimu.” (HR. Al-Hakim)

Dalam penjelasannya, Ustazah Mujibah mengurai setiap poin dari hadis tersebut secara runtut dan mendalam. Beliau mengingatkan bahwa usia muda adalah fase kekuatan dan kesempatan, sehingga selayaknya digunakan untuk belajar, berkarya, dan mengabdi sebelum melemah pada masa tua. Sehat merupakan modal utama seorang Muslim untuk beribadah dan bergerak dalam kebaikan; maka saat sehat hadir, jangan disia-siakan hingga sakit datang dan membatasi amal. Begitu pula harta dan kelapangan hidup yang tidak selamanya menetap — selama masih mampu memberi dan bersedekah, hendaknya manusia tidak menunggu sampai kekurangan melanda.

Lebih jauh, beliau menekankan dua nikmat besar yang sering luput dari kesadaran manusia: nikmat sehat dan waktu luang. Keduanya ibarat pintu amal yang luas, tetapi sering tidak digunakan dengan optimal. Ustazah Mujibah mengajak jamaah untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki kualitas hidup melalui aktivitas yang bermanfaat, serta memperhatikan kesehatan jasmani maupun rohani. Menurut beliau, seseorang tidak akan mampu memaksimalkan ibadah dan produktivitas tanpa menjaga tubuh dan waktunya dengan baik.

Kegiatan berlangsung penuh perhatian dan kekhidmatan. Jamaah tampak antusias menyimak materi serta aktif berdiskusi untuk memperdalam pemahaman. Selepas kajian, acara dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan Lansia oleh tenaga medis Aisyiyah. Para peserta mendapatkan layanan pengecekan kesehatan dasar, konsultasi medis, dan penyuluhan pola hidup sehat sebagai bentuk dukungan nyata Aisyiyah terhadap pemberdayaan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Aisyiyah Kalteng berharap dakwah tidak berhenti pada ranah spiritual semata, tetapi juga hadir sebagai solusi sosial yang memberi manfaat konkret bagi umat. Kajian dan layanan kesehatan berjalan seiring, menguatkan pesan bahwa memelihara tubuh dan menjaga waktu adalah bagian dari iman dan amanah hidup seorang Muslim.(sf)